Para Penggemar Bola Ngamuk karena Tidak Mendapatkan Tiket Menonton semifinal ke 2 AFF

Posted: Desember 18, 2010 in Uncategorized

Panitia, tidak dijualnya tiket semifinal kedua Piala AFF 2010 membuat ribuan calon pembeli tiket mengamuk di kantor PSSI, Sabtu (18/12/2010). Panitia lokal atau LOC mengungkapkan dihentikannya penjualan untuk mengantisipasi penonton melebihi kapasitas Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).

“Kenapa tidak melayani penjualan tiket hari ini karena kami telah melaksanakan penjualan sejak Selasa lalu,” ungkap Ketua LOC, Joko Driyono, kepada wartawan, Sabtu (18/12/2010).

“Kami membutuhkan waktu untuk mendata. Jangan sampai nanti tiket yang terjual melebihi kapasitas stadion. Seperti kemarin VVIP memiliki kapasitas 400 tempat duduk. Namun, rombongan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mencapai 225 orang. Kami baru mengetahui hal tersebut pada hari H. Akibatnya, kami mengembalikan 61 seats yang harganya dua kali lipat,”bebernya.

Ditutupnya penjualan tiket membuat ribuan calon pembeli mengamuk. Mereka bertindak anarkis seperti membakar bendera PSSI hingga nyaris membakar kendaraan operasional PSSI.

Panitia pun kemudian memutuskan untuk mendistribusikan kupon pembelian. Joko mengungkapkan, pihaknya akan memprioritaskan melayani pembelian tiket yang memiliki kupon.

“Besoknya hanya ada dua aktivitas. Pertama penukaran voucher yang dibuka sejak tanggal 14. Aktivitas kedua pembelian langsung di loket-loket oleh orang yang menggunakan kupon,” jelas Joko.

“Keputusan itu kami ambil setelah kami melakukan sinkronisasi. Hal itu dilakukan agar tak terjadi over booking,” ujarnya seraya menambahkan, tiket semifinal yang tersisa mencapai 5.000 hingga 6.000 lembar.

 

Massa yang kecewa karena loket penjualan tiket pertandingan semifinal ditutup semakin bertindak anarki. Mereka nyaris membakar mobil operasional PSSI yang terparkir di halaman kantor PSSI. Massa memang semakin tak terkendali. Meskipun massa telah membakar bendera PSSI dan merusak plang nama PSSI, hal itu tidak menyurutkan emosi mereka.

Massa juga menggeret mobil operasional PSSI yang terparkir di depan kantor. Bahkan, mobil Avanza berwarna hitam dengan nomor polisi B 8379 ZO nyaris dibakar massa. “Bakar, bakar, bakar sekarang!” seru massa.

Beruntung aksi massa tersebut bisa dicegah oleh aparat kepolisian. Mobil itu pun kemudian dipindahkan oleh salah seorang anggota PSSI. Melihat kondisi semakin tidak terkendali, aparat memukul mundur massa dari halaman PSSI.

Meski begitu, massa terlihat masih berkonsentrasi di depan loket penjualan sambil berteriak-teriak agar loket dibuka.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s